17.25

Trik Jitu Masuk Ke Website SSCN yang Overload


Sobat Berbagi ~ Pemerintah sudah membuka pendaftaran CPNS mulai tanggal 26 September 2018, namun para pelamar  banyak yang mengeluh dikarenakan website sscn.bkn.go.id susah diakses.
Situs susah diakses dikarenakan banyak orang yang bertubi-tubi mengakses dalam waktu bersamaan, akibatnya server dari website tersebut tidak dapat menampung banyak orang yang mengakibatkan server sibuk dan overload.
Saat server sibuk orang-orang akan susah masuk ke website tersebut, biasanya akan terlihat loading halaman saja ketika sedang mengakses web, itu pun lama dan terkadang tidak bisa masuk.
Sebenarnya ada tips untuk memasuki lebih tepatnya menerobos masuk situs yang sibuk-nya sangat super, tips ini sangat mudah sekali untuk dilakukan.

Berikut ini cara membukanya: 

  1. Siapkan website yang ingin dituju
  2. Tekan di keyboard tombol logo windows + R
  3. Ketik CMD
  4. Masukan kode: ping sscn.bkn.go.id -t
  5. Enter lalu tunggu beberapa saat kira-kira 1 menit
  6. Terakhir buka website yang ingin dituju

Memang apa manfaatnya melakukan cara ini?

Cara ini sebenarnya hanya mengecek ping jaringan serta website saja, namun dengan melakukan cara ini secara otomatis komputer akan mendeteksi bahwa situs tersebut adalah situs yang telah di bookmark, dengan begitu kita akan menjadi lebih cepat masuk ke website yang sedang sibuk.
Jadi ibaratnya komputer kita sudah mengetahui dan menyimpan penampilan website yang ingin kita tuju, dengan begini kita akan menjadi lebih cepat karena komputer sudah mengenalinya terlebih dahulu.
Selamat Mencoba ..

21.31

Solusi Bagi Honorer K2 Tua, Begini Kata Pak Menteri


Sobat Berbagi ~Mayoritas honorer K2 (kategori dua) kecewa lantaran tidak bisa ikut tes CPNS 2018. Mereka terganjal faktor usia dan formasi yang terbatas. Di sisi lain, pemerintah merasa telah memberikan perhatian kepada tenaga honorer K2.
"Tahun ini pemerintah membuka 13.347 formasi khusus untuk honorer K2, sebanyak 12.883 formasi untuk guru dan 464 tenaga kesehatan. Bagi yang memenuhi persyaratan untuk menjadi CPNS, silakan mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Syafruddin, Senin (10/9).
Pemerintah sejatinya sudah memberikan perhatian yang sangat besar kepada honorer. Sampai 2014, pemerintah sudah mengangkat 1,1 juta lebih honorer menjadi PNS atau sekitar 25,6 % dari total jumlah PNS sebesar 4,3 juta lebih. Dari jumlah tersebut, 900 ribu lebih dari honorer K1 dan 195 ribu lebih dari honorer K2.
"Secara de jure, persoalan honorer ini sebenarnya sudah selesai. Sesuai PP 56 Tahun 2012, pemerintah telah memberikan kesempatan terakhir kepada honorer K2 untuk mengikuti seleksi pada 2013," ungkapnya.
Mantan wakapolri ini meminta kepada honorer K2 yang tidak memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi CPNS, tidak usah kecil hati. Nanti bisa mengikuti seleksi sebagai PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), setelah PP-nya ditetapkan pemerintah.
"Pemerintah sedang menyiapkan solusi terbaik untuk honorer K2 di atas 35 tahun. Jangan kecewa dulu dan sebaiknya tenang," ipungkas Syafruddin. (esy/jpnn)
Sumber : jpnn.com
Posted on 21.31 | Categories:

06.09

Download Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019


Yth. Bapak/Ibu
Kepala SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB
Operator Dapodik SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB
di seluruh Indonesia
 
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
 
Telah menjadi agenda rutin bahwa setiap pergantian tahun ajaran di sekolah juga akan diikuti dengan pergantian versi Aplikasi Dapodikdasmen versi baru. Pembaruan Aplikasi Dapodikdasmen yang dilakukan secara terus-menerus merupakan upaya untuk selalu meningkatkan kualitas data Dapodik dan juga upaya untuk mengakomodasikan regulasi yang berlaku, di antaranya aturan yang baru terbit pada tahun 2018 seperti Permendikbud No 14 Tahun 2018 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk Lain yang Sederajat dan Permendikbud No 15 Tahun 2018 Tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah. Pembaruan juga dilakukan untuk menyelaraskan terhadap prosedur dan mekanisme pemanfaatan data Dapodik untuk berbagai transaksi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Puji syukur Alhamdulillah, Tim Dapodikdasmen telah menyelesaikan proses pengujian aplikasi Dapodikdasemen versi baru untuk digunakan pada Tahun Ajaran 2018/2019 sesuai dengan jadwal. Maka pada kesempatan ini bertepatan dengan peringatan Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia telah dirilis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 dimana terdapat perubahan yang cukup signifikan dengan penggunaan database versi baru, pembaruan beberapa fitur dan juga penambahan fitur baru, validasi data, serta perbaikan beberapa bug versi sebelumnya. Sejak dirilisnya Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 ini, maka Aplikasi Dapodikdasmen versi sebelumnya (2018, 2018.b patch 1 dan patch 2) dinyatakan tidak berlaku dan tidak dapat digunakan lagi.

Secara teknis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 telah menggunakan database yang baru, oleh karenanya Aplikasi Dapodikdasmen versi sebelumnya (2018, 2017b patch 1 dan patch 2) tidak dapat langsung di upgrade ke Dapodikdasmen versi 2019, akan tetapi harus melakukan install ulang dan registrasi ulang. Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 hanya dirilis dalam bentuk INSTALLER dan tidak ada versi UPDATER.
Berikut adalah daftar perubahan pada Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019:

  1. [Pembaruan] Penambahan referensi Kurikulum 2013 Revisi
  2. [Pembaruan] Penamaan siswa dengan huruf kapital di awal kata
  3. [Pembaruan] Penambahan referensi Kurikulum Sekolah Perjanjian Kerjasama (SPK)
  4. [Pembaruan] Penambahan referensi Kepanitiaan Sekolah
  5. [Pembaruan] Penambahan referensi tugas tambahan Bendahara BOS
  6. [Pembaruan] Migrasi hasil integrasi PPDB ke dalam database Dapodikdasmen
  7. [Pembaruan] Proses kelulusan bersama untuk siswa tingkat akhir
  8. [Pembaruan] Penambahan peringatan dini saat penghapusan data yang berkaitan dengan tunjangan profesi guru
  9. [Pembaruan] Penambahan dan mengkadaluarsakan (meng-expired-kan) referensi tugas tambahan guru
  10. [Pembaruan] Penambahan referensi prasarana: lapangan, kantin dan lapangan parkir
  11. [Pembaruan] Penyatuan Database Dikdas dan Database Dikmen
  12. [Pembaruan] Mewajibkan sekolah memilih Kurikulum 2013 untuk rombongan belajar dengan tingkat 1, 7 dan 10 di semua jenjang
  13. [Pembaruan] Panambahan tabulasi pada Menu Validasi Lokal untuk mengecek referensi yang terikat dengan data sekolah, GTK, Peserta Didik, Sarpras dan Rombel
  14. [Pembaruan] Penambahan validasi dengan status warning untuk mengecek jumlah rombel berdasarkan rasio jumlah peserta didik
  15. [Pembaruan] Penambahan validasi dengan status warning untuk peserta didik SD yang berumur di bawah 5 tahun 6 bulan terhitung dari tanggal 01 Juli 2018
  16. [Pembaruan] Penambahan validasi dengan status invalid untuk semua TMT pada rincian GTK jika selisih tanggal lahir < 15 tahun dari TMT tersebut
  17. [Pembaruan] Penambahan fitur web service untuk digunakan oleh aplikasi selain Dapodikdasmen guna kepentingan sekolah
  18. [Perbaikan] Perubahan alur pengisian untuk KIP dan PIP pada peserta didik
  19. [Perbaikan] Penonaktifan tambah Peserta Didik Baru untuk jenjang SMP, SMA dan SMK Reguler (kecuali daerah khusus)
  20. [Perbaikan] Isian secara otomatis untuk sarana yang berada dalam prasarana sesuai standar prasarana
  21. [Perbaikan] Perbaikan pada security aplikasi
  22. [Perbaikan] Penyesuaian aplikasi dengan strukur database terbaru (versi 2.80)

Proses tarik dan tambah data peserta didik dapat dilakukan pada laman yang baru, yaitu laman Kelola Data Sekolah. Laman Kelola Data Sekolah dapat diakses pada alamat berikut (Klik Disini). Panduan penggunaan Aplikasi Dapodikdasmen dan Laman Kelola Data Sekolah telah dideskripsikan pada Buku Panduan Aplikasi Dapodikdasmen versi 2019 (terlampir).
Untuk itu kepada seluruh Bapak/Ibu Operator Dapodik untuk segera melakukan upgrade ke Aplikasi Dapodikdasmen versi 2019 dan melakukan pemutakhiran data Tahun Ajaran 2018/2019.
Demikian informasi yang kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.
 
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam Satu Data,
KERJA KITA, PRESTASI BANGSA
Admin Dapodikdasmen

Untuk Download Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019  

LINK UNDUHAN
a. Installer Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019

b. Prefill Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019

c. Buku Panduan Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019
Posted on 06.09 | Categories:

08.20

Aplikasi E-Rapor SMP Tahun 2018 Versi 1.2

Sobat Berbagi ~ Bagi operator SMP yang sudah memakai aplikasi E-Rapor Versi 1.1, saat ini sudah tersedia Aplikasi E-Raport 2018 Versi 1.2. Namun bagi para operator yang sudah input nilai manual di dapodik jangan sinkron E-Rapor ke dapodik karena akan menyebabkan data ganda.
Daftar Pembaharuan dan Perbaikan di Versi 1.2:
  1. [Pembaharuan] Penambahan fitur status online user;
  2. [Pembaharuan] Update database e-Rapor ke Versi 3.73;
  3. [Pembaharuan] Pembaharuan dan perbaikan sistem kirim nilai ke dapodik sesuai role dapodik terbaru;
  4. [Pembaharuan] Pembaharuan dan perbaikan role pengambilan data dari dapodik, yaitu hanya mengambil data yang telah dikirim ke server pusat;
  5. [Pembaharuan] Pembaharuan fitur hapus anggota kelas, untuk keperluan menghapus data siswa dari rombel yang salah;
  6. [Pembaharuan] Penambahan panjang karakter keterangan ketercapaian KD dari 200 menjadi 300 karakter;
  7. [Pembaharuan] Penambahan fitur input nilai akhir saat login semester sebelum semester aktif;
  8. [Pembaharuan] Penambahan fitur input tempat tandatangan rapor;
  9. [Pembaharuan] Pembaharuan tampilan keterangan rapor kelas IX semester 2 menjadi Lulus / Tidak Lulus;
  10. [Pembaharuan] Penambahan data Tim Teknis pada halaman depan e-Rapor;
  11. [Perbaikan] Perbaikan bug cetak leger K2013;
  12. [Perbaikan] Perbaikan bug tampilan konversi tanggal pada cetak pelengkap rapor;
  13. [Perbaikan] Perbaikan bug tampilan KKM pada cetak massal rapor KKM Tunggal;
CATATAN PENTING
  • Bagi yang sudah menggunakan e-Rapor V1.1, untuk menjalankan aplikasi tersebut silahkan update dengan cara sebagai berikut:
    1. Pastikan sudah melakukan instalasi e-Rapor SMP V1.0 dan sudah update ke V1.1;
    2. Backup pekerjaan anda sebelum update ke Versi 1.2;
    3. File backup di Versi 1.1 hanya dapat di restore di Versi 1.1 (database yang sama);
    4. Lakukan updater dari Versi 1.1 ke Versi 1.2 (jangan melakukan uninstal aplikasi e-Rapor V1.1 yang sudah terinstal sebelumnya);
    5. Selama proses update, tutup semua aplikasi lainnya, dan pastikan antivirus dinonaktifkan;
    6. Jika penginputan nilai rapor sudah dilakukan manual langsung di dapodik, jangan melakukan sinkron nilai e-Rapor ke dapodik karena akan menyebabkan data menjadi ganda di dapodik;
    7. Sebelum melakukan sinkron ke dapodik, pastikan tidak ada data pembelajaran yang ganda;
    8. Disiplin untuk membuat akun admin lebih dari satu, dan selalu melakukan backup setelah selesai melakukan pengerjaan e-Rapor;
    9. Penginputan nilai USBN dapat dilakukan di e-Rapor yang kemudian disinkronkan ke dapodik.
  • Bagi yang akan mulai menggunakan e-Rapor V1.2
    1. Sangat disarankan bagi admin untuk membaca tuntas panduan e-Rapor dan panduan penilaian;
    2. Sebelum mulai menggunakan e-Rapor, pastikan data pada dapodik sudah final; Jangan sampai ada lagi siswa salah rombel, siswa salah data rincian, penginputan dapodik yang tidak sesuai prosedur karena dapat menyebabkan permasalahan bertingkat.
    3. Silakan mulai prosedur penginstalan e-Rapor mulai dari Versi 1.0, kemudian updater Versi 1.1, lalu lanjut ke updater Versi 1.2;
    4. Pastikan menginstal e-Rapor diperangkat yang terdapat aplikasi Dapodik;
    5. Selama proses instal dan update, tutup semua aplikasi lainnya, dan pastikan antivirus dinonaktifkan;
    6. Setelah selesai instalasi, akan muncul 2 port yang bisa diakses. Port 2679 untuk akses local host, dan port 3679 untuk akses melalui client;
    7. Disiplin untuk membuat akun admin lebih dari satu, dan selalu melakukan backup setelah selesai melakukan pengerjaan e-Rapor;
    8. Pastikan untuk tidak menginstal versi 2018, karena versi tersebut adalah versi ujicoba.
Silahkan Download Aplikasi E-Raport SMP Tahun 2018 Versi 1.2 [DISINI}
Panduan E-Rapor [DISINI]
Panduan Penilaian [DISINI]
Posted on 08.20 | Categories:

05.20

Download Aplikasi Cetak SKHUN Sementara Semua Jenjang


Sobat Berbagi ~ Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional ( SKHUN ) merupakan surat pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Instansi Sekolah yang menyatakan bahwa  siswa dinyatakan lulus sebelum Ijazah diterbitkan.  SKHUN biasanya dibutuhkan oleh Siswa sebagai salah satu syarat utama dalam pendaftaran pada jenjang sekolah yang lebih tinggi. Pembuatan SKHUN cukup merepotkan terlebih jika SKHUN yang dibuat berjumlah banyak, ratusan terlebih ribuan.

Baca Juga : Download Permendikbud No.15 Tahun 2018 tentang Pemenuhan Beben Kerja Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah

Guna menghadapi permasalahan tersebut, Bapak/Ibu dapat memanfaatkan Aplikasi Cetak SKHUN terbaru yang saya bagikan secara gratis untuk memudahkan pembuatan SKHUN di Sekolah Bapak/Ibu. Aplikasi Cetak SKHUN ini dilengkapi dengan fasilitas Cetak SKHUN secara otomatis yakni cukup dengan memasukan data Sekolah dan Data Siswa.

[DOWNLOAD] Aplikasi Cetak SKHUN Sementara

Semoga Bermanfaat !
Posted on 05.20 | Categories: